Archive for the ‘Dunia eBook’ Category

May 16th, 2010

Revolusi Digital Kontribusi Nyata terhadap Pencegahan Pemanasan Global

digital revDi bawah ini adalah essai yang saya kirim dalam Lomba Menulis Essai/Artikel mengenai Global Warming yang diselenggarakan oleh PT.Tunas Karya Indoswasta. Dan Alhamdulillah meraih juara 2.

Penyebab utama dari pemanasan global adalah efek rumah kaca. Efek rumah kaca ini terjadi karena sebagian besar energi dari matahari yang sampai ke bumi tidak dipantulkan kembali ke luar angkasa, tetapi diserap oleh atmosfer bumi.

May 16th, 2010

Cara Meng-Upload eBook

pic taken from freshfocus.info

pic taken from freshfocus.info

Jika Anda masih baru di internet marketing, Dan anda ingin menawarkan ebook gratis ke pelanggan atau pengunjung website. Bagi newbie hal ini mungkin sesuatu yang sulit atau bahkan seperti pekerjaan yang misterius. Tapi hal tersebut bukan sesuatu sulit untuk dilakukan. Berikut ini adalah langkah-langkah mengupload ebook anda.

Anda akan memerlukan :
Sebuah web site
Program FTP (Program ini bisa anda dapatkan secara gratis dari internet)
Ebook (missal PDF) dalam komputer anda.

March 17th, 2010

10 Pertimbangan Sebelum Memilih Format eBook-EXE atau PDF?

pic taken from secure.aahanet.org

pic taken from secure.aahanet.org

Ada kelebihan dan kekurangan dari kedua format ini, EXE dan PDF. Di sini akan diterangkan kelebihan dan kekurangannya, sehingga Anda bisa memilih dengan lebih mudah sesuai dengan pertimbangan dari kelebihan dan kekurangan kedua format ini.

Setelah Anda selesai menulis naskah untuk dijadikan ebook. Sekarang Anda perlu memilih format ebook apa yang akan Anda gunakan ? EXE atau PDF?
Berikut adalah 10 Pertimbangannya :

March 16th, 2010

Format eBook PDF vs EXE

pic taken from cgi.ebay.com.my

pic taken from cgi.ebay.com.my

Setiap orang yang ingin membuat ebook biasanya bertanya-tanya dalam menentukan format ebooknya. Dalam format PDF atau EXE? Perbedaan keduanya tidak hanya dalam hal file extensionnya saja. Masing-masing format ini mempunyai keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

PDF telah dipasarkan dalam waktu yang cukup lama. PDF banyak digunakan sebagai format dokumen dan naskah penting. Banyak penerbit ebook mengunakan format PDF.

March 14th, 2010

3 Alasan Kenapa Orang Kontra eBook

pic taken from fs.fed.us

pic taken from fs.fed.us

Setelah saya memposting artikel-artikel mengenai keunggulan ebook dibandingkan buku, banyak komentar baik yang Pro maupun yang Kontra. Saya menghormati semua pendapat tersebut sebagai suatu proses untuk menuju kondisi yang lebih baik untuk dunia ebook.

Saya akan bahas dari sisi yang Pro terlebih dahulu. Komentar yang Pro hampir semuanya berpendapat bahwa, ebook lebih praktis, efisien, rendah biaya produksinya dan yang paling penting ramah lingkungan.

March 4th, 2010

10 Alasan Utama Kenapa harus eBook

Kenapa harus eBook? Pic. taken from honestknowledge.com

Kenap harus eBook? Pic. taken from honestknowledge.com

Memang eBook memiliki beberapa kekurangan. Terkadang sulit membaca ebook dikarenakan harus menggunakan alat bantu untuk membaca ebook. Meski kini sudah ada alat baca ebook yang sangat praktis, tetapi harganya masih cukup mahal untuk ukuran kantong orang Indonesia.
Diluar hal tersebut, kadang kita merasa buku memiliki sensasi tersendiri saat kita membalik-balikan halamannya. Sejujurnya saya setuju dengan hal tersebut. Ada rasa bangga dan puas saat kita memiliki buku konvensional.
Tapi kita juga harus berpikir bahwa ebook memiliki hal-hal yang luar biasa dan memberikan manfaat jauh lebih besar dibandingkan buku. Di bawah ini dijelaskan 10 Alasan utama kenapa harus beralih ke ebook :

March 1st, 2010

5 Keunggulan eBook Dibandingkan Buku

pic taken from bizmsolutions.com

Kini teknologi informasi semakin maju. Di manapun kita berada, meski itu di sudut dunia, masih bisa berkomunikasi dengan manusia di pelosok dunia yang lain. Ya…internetlah yang bisa menghubungkan manusia dari ujung ke ujung dunia yang lain.

Pun untuk media informasi dan media berbagi ilmu pengetahuan, bila beberapa tahun yang lalu kita masih menggunakan media tersebut dalam bentuk fisik, yakni kertas, dalam bentuk buku, majalah Koran dan lain sebagainya. Maka sekarang medianya tidak harus kertas lagi. Atau mungkin di masa depan kita tidak akan menggunakannya lagi. Tapi medianya berubah dalam bentuk digital, Yaitu E-book, atau Buku Elektronik.

Kenapa E-book?? Ada beberapa keunggulan media informasi dan pengetahuan dalam bentuk e-book.

1. Karena formatnya dalam bentuk digital, e-book berupa softcopy bukan hard copy. Sehingga lebih ringkas tidak memerlukan tempat untuk menyimpan yang besar, seperti halnya buku, yang memerlukan rak/lemari dan ruangan untuk menyimpannya. E-book hanya memerlukan media penyimpanan seperti, hard disk dalam PC atau laptop, disket, CD dan sekarang ada Flash Disk yang bentuknya mungil dan bisa dibawa kemana-mana.

2. Sistem pengiriman e-book sangat cepat, hanya memerlukan waktu beberapa menit bahkan dalam hitungan detik. Bandingkan bila kita mengirim buku, bisa memerlukan waktu berhari-hari.

3. Media kirim e-book sangat praktis. Kita bisa mengirimkan e-book via email dan dalam hitungan detik sudah diterima oleh orang yang kita kirimi e-book. Atau kita bisa meng-upload di internet dan seluruh orang didunia bisa mengunduh (men-download) e-book tersebut.

4. Biaya untuk mencetak e-book sangat murah. Bahkan bisa jadi gratis kalau Anda telah memiliki computer yang ada program MS-Word dan PDF Writernya, dan biaya listrik dari computer diabaikan. Bandingkan bila kita mencetak buku dengan tebal 200 halaman sebanyak 1000 buku, biaya cetaknya saja bisa sekitar 10 juta rupiah… nilai yang sangat mahal bukan. Bila dibandingkan dengan cetak e-book yang hampir gratis, berapapun jumlah yang akan kita cetak hingga tidak terbatas, tidak akan menambah biaya cetak e-book.

5. E-book anti rusak. Selama data kita tidak terserang virus, dan hal ini bisa dicegah dengan penggunaan computer yang hati-hati dan pemasangan software anti virus, maka e-book kita akan tetap bagus kondisinya meski usianya sudah puluhan tahun. Bandingkan dengan buku, yang mudah rusak, sobek, hilang, tulisannya pudar dan berjamur bila usia buku sudah tahunan.

Tapi sampai saat ini ada satu kekurangan dari e-book, yaitu Kenyamanan. Kita biasanya ingin membaca dalam kondisi nyaman, seperti sambil tiduran, santai di sofa, sambil duduk santai di taman. Seperti yang kita lakukan saat membaca buku. Saat membaca e-book kita harus di depan computer PC atau Laptop. Terkadang kita tidak kuat dengan menatap monitor berlama-lama. Atau punggung pegel-pegel karena duduk lama-lama di depan PC.

Tapi saya yakin suatu saat akan ada media untuk membaca e-book yang friendly, sehingga memberi kenyamanan saat membaca.

February 27th, 2010

Empat Alasan Penerbit Menolak Naskah Anda

Pic taken from thepyramidgroup.biz

Pic taken from thepyramidgroup.biz

Setiap penulis pasti mempunyai cita-cita untuk menerbitkan buku. Untuk penulis yang sudah jadi, atau sudah punya nama di blantika perbukuan bisa jadi itu adalah sesuatu yang mudah. Tapi beda halnya bagi penulis pemula. Penulis pemula biasanya sangat sulit untuk menembus dunia penerbitan buku.

Ada banyak alasan kenapa penulis pemula kesulitan untuk bisa menerbitkan buku :

  • 1. Tidak dipungkiri bahwa menebitkan buku berkaitan dengan industri. Industri selalu berorientasi  profit (keuntungan). Tentu saja penerbit akan memilih naskah dari penulis yang sudah dikenal oleh masyarakat untuk diterbitkan. Daripada naskah dari penulis pemula, yang tentu saja asing ditelinga salon pembeli buku.
  • 2. Secara umum penulis yang sudah senior mempunyai naskah yang lebih berkualitas dibandingkan penulis pemula. Walaupun teori ini tidak selalu benar. Bisa jadi penulis pemula mempunyai tulisan yang lebih berkualitas, menarik dan lebih baik dari penulis senior. Hanya kesempatan dan waktu yang belum melambungkan namanya.
  • 3. Penulis pemula biasanya kurang mengetahui trend pasar perbukuan yang sedang disukai di masyarakat. Penulis pemula menuliskan apa yang memang ingin dia tuliskan. Mereka kurang mengikuti apa yang sedang banyak diinginkan pasar. Itu sebabnya ketika penulis pemula mengirimkan naskahnya ke penerbit ditolak karena tidak sesuai selera pasar.
  • 4. Dan yang sangat umum terjadi adalah para penulis pemula kurang mengerti prosedur, syarat-syarat dan langkah-langkah dalam mengirimkan naskah ke penerbit sehingga naskah itu bisa diterbitkan.

Sebenarnya ada cara lain agar penulis bisa menerbitkan naskahnya. Yaitu dengan self publishing (menerbitkan sendiri). Dengan menerbitkan sendiri naskahnya, maka penulis sudah menghilangkan satu kendala. Yaitu ditolak oleh penerbit.

Hanya saja menerbitkan sendiri artinya modal untuk mencetak buku harus dikeluarkan dari kantong sendiri. Untuk sebuah buku yang harganya Rp. 40.000, biaya produksi termasuk cetak biasanya 25% dari harga buku. Bila kita cetak 1000 eksemplar maka diperlukan dana Rp. 10 juta. Itu belum termasuk lagi kita harus mengurusi distribusi dan urusan-urusan dengan toko buku dan pihak-pihak lain. Sudah terbayang bukan, repotnya!!!

Tetapi kini dunia sudah jauh berubah. Perkembangan teknologi informasi dan internet sudah sedemikian maju. Untuk para penulis ada cara yang sangat-sangat murah untuk menerbitkan naskah. Bahkan bisa jadi nol rupiah bila Anda telah mempunyai komputer n listrik untuk menyalakan komputer tidak dianggap sebagai modal.

Ya…kita bisa menerbitkan naskah kita dalam bentuk e-book. E-book atau buku elektronik disebut juga buku digital bisa mengatasi kebuntuan kita untuk menerbitkan buku. Kita cukup mengubah naskah yang dalam betuk MS Word ke bentuk PDF. Dengan software PDF Creator yang bisa didownload gratis dari internet, kita sudah bisa menerbitkan naskah dalam bentuk e-book.

Kini tinggal untuk tujuan apa kita menerbitkan naskah itu? Kalau kita hanya ingin naskah kita dibaca oleh masyarakat umum tanpa menginginkan imbalan dalambentuk materi (uang). Maka kita tinggal upload di internet dan informasikan ke umum untuk mendownload naskah kita secara gratis.

Tetapi kalau tujuan kita selain menyebarkan ilmu dan informasi dari naskah  kita, juga menginginkan imbalan berupa materi (uang). Maka kita bisa menjualnya di internet. Dengan bermodalkan koneksi internet maka kita sudah bisa menjadikannya sebagai bisnis milik sendiri.

Bagaimana Menerbitkan Naskah tanpa berurusan dengan Penerbit?

Bagaimana Menjadikan Naskah kita sebagai Bisnis Mandiri milik Sendiri?